Cara Memanfaatkan Panas Pembakaran dari Pembuatan Arang Batok Untuk Proses Pengeringan


Pada proses pembuatan arang batok menggunakan drum, panas yang dihasilkan terbuang dengan percuma, sebenarnya panas yang dihasilkan oleh pembakaran ini dapat dimanfaatkan untuk sumber panas pada proses pengeringan. Karena suhu yang didapat dari hasil pembakaran ini bisa mencapai 100 0C lebih.

2013-06-16 11.06.37

Butuh minimal 2 buah tungku untuk bisa digunakan panasnya bagi pengeringan, karena kalau salah satu proses sudah selesai bisa digantikan dengan tungku yang satunya lagi. Sehingga proses pengeringan dapat belangsung secara kontinu.

Tungku pembuatan arang batok ini menggunakan plat besi bordes 1,8mm pemilihan ini didasarkan ketahanan dari plat besi selama proses pembakaran, cara penggunaannya sama dengan pembuatan arang batok biasa, ditambahkan sedikit demi sedikit sampai arang batok terisi penuh didalam bak penampungan, setelah terisi penuh baru ditutup sampai api dalam bak penampungan padam/mati.

Adapun spesifikasi teknis dari tungku arang batok ini adalah :

  1. Dimensi, panjang 70 cm, tinggi 80 cm dan lebar 70 cm
  2. Bahan plat bordes 1,8 mm bagian dalam. Dan plat eser 1,2 mm bagian luar.
  3. Blower 180 watt.
  4. isolasi panas.

Dimensi diatas bisa berubah-ubah disesuaikan dengan kebutuhan.

new desain tungku biomassaUntuk pemesanan dan penjelasan lebih lanjut dapat menghubungi Yefri Chan.ST.MT HP : 081310607628 atau Via WhatsApp.  Alamat Lab. Teknik Mesin, Universitas Darma Persada, Jl. Radin Inten II, Pondok Kelapa , Jakarta Timur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s