Perbedaan Cetakan Pasir dengan Cetakan Logam


Pada proses pengecoran dengan menggunakan cetakan pasir tidak digunakan tekanan sewaktu mengisi rongga cetakan. Pada proses pengecoran ini selain pasir biasanya ada kalanya digunakan pula plaster, lempung, keramik atau bahan tahan api lainnya.

Secara umum, semua logam dapat di cor dengan menggunakan cetakan pasir, namun perlu di ingat, cetakan pasir merupakan cetakan sekali pakai yang rusak setelah logam membeku.

Contoh pembuatan cetakan pasir dengan pola berulang

Sesuai dengan namanya proses pengecoran dengan menggunakan cetakan logam, cetakannya berasal dari logam disamping itu pengecoran dengan cetakan logam diiringi dengan penekanan sewaktu logam cair mengisi rongga cetakan.

Cetakan logam hanya di gunakan untuk membuat benda coran dalam jumlah yang banyak, karena mahalnya cetakan tersebut, cetakan jenis ini sangat menguntungkan untuk benda cor berukuran kecil dan sedang dalam jumlah banyak.

Mesin cetak-tekan plunyer dengan ruang panas

(sumber : teknologi mekanik jilid 1, Sriati Djaprie, Erlangga)

3 thoughts on “Perbedaan Cetakan Pasir dengan Cetakan Logam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s