Pendiri INS Kayutanam Angku Mohammad Syafei


Moh. Syafei seorang yang berdarah Minang dilahirkan di Kalimantan Barat tepatnya di daerah Natan tahun 1895. Anak dari Mara Sutan dengan Indung Khadijah. Ia menamatkan di Sekolah Rakyat tahun 1908, masuk sekolah Raja (Sekolah Guru) lulus pada tahun 1914 dan kemudian mengikuti kursus guru gambar pada Bataviashe Kunstkring di Betawi,disamping itu ia juga mempelajari beberapa macam pekerjaan tanggan pada tukang-tukan Indonesia di Betawi dan Bogor seperti kepandaian mengerjakan tulang,tanduk,bamboo dan lain-lain. Karena berpendapat untuk memejukan Indonesia dengan cepat kaum ibu adalah salah satu tenaga penting bagi usaatersebut setibanya di Jakarta dari Bukit Tinggi dia lalu mengajar pada sekolah Krtini di pintu Besi Gunung Sahari,Jakarta denagn Murid pada permulaannya hanya 36 orang wanita.pada waktu itu anak-anak perempuan belum dibiasakan untuk meninggalkan rumah karena masih dalam pingitan.Dia menjadi guru pada sekolah Karftini selama 6 tahun dan meningkat pesat menjadi 800 orang lebih ketika ditainggalkannya pada tahun1927.Selama mengajar di sekolah kartini beliau juga diizinkan untuk mengerjakan pekerjaan tangan secara Fakultatif.dan juga dia bekerja pada surat kabar harian yang diterbitkan oleh bapak Alam Mara Sutan dan majalah migguan untuk pembaca dewasa dan majalah anak-anak sekolah rakyat pemerintahan Hindia Belanda dan sekolah –sekolah swasta Disela-sela kesibukannya menyempatkan diri untuk belajar menggambar Pada tahun 1916 dia menempuh Ujian mengikuti ujian Negara untuk menjadi guru gambar pada sekolah lanjutan tingkat pertama dan lulus dengan hasil yang memuaskan.Beliau adalah anak Indonesia yang pertama yang mendapat kan Izasah tersebut.dan bahkan saat menyerahkan hasil ujian Juru bicara penguji berkata :”Hasil pekerjaan beliau sangat baik seandainya tuan adalah orang Belanda tuan akan mendapatkan nilai 9 atau 10 tetapi Karena tuan bangsa pribumi kami berikan nilai 8 untuk tuan .

Beliau juga aktif dalam gerakan politik semenjak tamat sekolah di Bukit Tinggi bahkan aktif dalam Budi Utomo ,membantu Wanita Putri Merdeka serta menjadi anggota partai Insulide pada tahun 1915 yang kemudian berubah menjadi Indische Partij .dibawah pimpinan Tiga Serangkai beliau memajukan usul pada Pemerintah Hindia Belanda supaya memudahkan Bahasa Belanda bagi anak-anak Indonesia.dalam tahun itu juga beliau mengajukan Mosi memintanpemerintah Hindia Belanda untuk membuat Parlemen bagi Indonesia .Dalam tahun 1917 pada kongres Insulide di Semarang beliau juga mengajukan usul pemerintahan Hindia Belanda untuk menukar “Punale Sanctie” dengan perjanjian buruh merdeka..

Beliau juga turut aktif dalam gerakan Dr.A.G. Niewenhuis seorang ahli pendidikan dan bahasa unutk mengajar bahasa pada anaka-anak usi 10 tahun ke atas dengan demikian bahasa asing dipelajari terlebih dahulu sebelum bahasa asing menjadi sendi yang kuat untuk mempelajari bahasa asing.hal ini disebabkan karena anak-anak yang berumur 6 tahun pada sekolah HIS diajarkan bahasa belanda yang membuat anak-anak zaman itu sangat terbebani.Gerakan itu berhasil dengan dibentuknya sekolah Schakel yang setraf dengan HIS tapi muridnya adalah tamatan sekolah kelas 3 sekolah Bumiputra adau rakyat.

Sesudah aktif dalam berbagai bidang tersebut di Indoesia selama lebih dari 10 tahun .Dia mencoba memberi tinjauan terhadap berbagai hal tentang keadaan di Indonesia .Dia ingin menambah tinjauannya tersebut dengan sudut pandang dari luar negeri khususnya dari Balanda karena tinjauan tersebut nantinya akn membawa manfaat bagi pendidikan Indonsia juga.

Moh. Syafei pada tanggal 31 Mei 1922 berangkat ke negeri Belanda menempuh pendidikan atas biaya sendiri. Belajar selama 3 tahun dengan memperdalam ilmu musik, menggambar, pekerjaan tangan, sandiwara termasuk memperdalam pendidikan dan keguruan.Di Belanda di melakuakan tinjauan ke baerbagai bidang seperti Ilmu dan tinjauan masyarakat sehingga dia tidak mengikuti pelajaran kelas seperti biasa tetapi lebih banyak mendapatkan pelajaran istimewa atau Privaat-oderwijs.dibidang pendidikan dia mendapati bahwa sekolah-sekolah swaasta lebih baik dari pada sekolah pemerintah terutama pada pendidikan dasar dan menengah

Pada tahun 1925 kembali ke Indonesia untuk mengabdikan ilmu pengetahuannya pada sekolah Kartini Jakarta . dan perguruan lain serta diangkat menjadi Ajunct Inspektur oleh pemerintah Hindia Belanda tetapi dia menolaknya karena ingin membuat sekolah dengan system sendiri.Setelah melakukan tinjauan di Indonesia dan diluar negeri maka lalu bersama Ayahnya Mara Sutan menyusun suatu program berdasarkan beberapa pertanyaan.”Bagaimana Hendaknya bentuk pendidikan bangsa Indonesia berdasarkan keadaan yang ada dari berbagai aspek”.sesudah itu muncullah garis arah yang penting untuk pegangan dalam melakukan pekerjaan pendidikan seperti berikut:

  • Berusaha mencapai Indonesia Mulia Sempurna
  • Pendidikan Umum dan Kejuruaan sedapat mungkin disatukan
  • Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar,Bahasa Belanda sekedar mengerti,bahasa Inggris aktif
  • Kebudayaan nasional sangat dipentingkan
  • Bakat dikembangkan
  • Pusat pemikiran diutamakan
  • Percaya dan berusaha atas tenaga sendiri
  • Rasa Kekeluargaan yang mendalam.
  • Biasa pada hidup sederhana
  • Contoh sebagai media pendidikan
  • Sebanyak mungkin pekerjaan diberikan pada pelajar sehingga mereka tidak hanya sebagai objek tetapi juga subjek
  • Menjadi manusia susila,bertubuh kuat dan sehat cerdas logis serta ulet dan gigih
  • Mempunyai raasa tanggung jawab terhadap keselamatan Nusa bangsa Indoesia serta berkprimanusiaan.
  • Menjadi manusia kreatif aktif dan kreatif imitative dan emosiolnal yang sehat
  • Usaha-usaha didasarkan atas koperasi
  • Bersebdikan pengetahuaan umum yang sederajat dengan MULO atau SMP diberikan pengetahuaan Umum
  • Tiga cara pengajaran dipergunakan:auditif,visual,monotorik-taktil
  • 50% untuk mengembangkan ilmu biasa dan 50% untuk perkembangan bakat,kejuruaan dan latihan untuk menjadi subjek
  • Pelajar dibiasakan dalam dua macam keadaan ,dalam keadaan serba kurang dan kecukupan

Sumber (http://yamaco.wordpress.com/)

2 thoughts on “Pendiri INS Kayutanam Angku Mohammad Syafei

  1. pak gmna cara nya mendaftar menjadi siswa di INS kayu tanam ditunggu ya balasanya yach pak makasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s