Pengukuran Aliran Fluida Secara Sederhana


  1. PENDAHULUAN

Pendidikan teknik sangat memerlukan kegiatan praktikum bagi mahasiswa untuk memudahkan pemahaman atas teori. Sayangnya peralatan praktikum masih mahal dan susah didapat sehingga beberapa perguruan tinggi teknik terpaksa membawa mahasiswanya ke perguruan tinggi lain bahkan ke dapartemen yang mempunyai peralatan praktikum yang diinginkan. Hal ini tentunya membuat biaya pendidikan menjadi mahal dan banyak waktu terbuang. Tidak hanya itu bagi yang aktip meneliti sering juga kesulitan untuk mendapatkan alat ukur yang dapat menjamin agar rancangannya bisa berfungsi secara memuaskan. Masalah ini dapat diatasi sebenarnya dengan menerapkan kaidah-kaidah fisika dengan memanfaatkan bahan yang tersedia.

Makalah ini mendemonstrasikan suatu metoda sederhana yang dimaksud yang berguna untuk menentukan laju aliran udara pada berbagai nilai Re.

  1. TEORI

Perhatikan Gbr. 1 berikut dimana sebuah bola diikatkan pada seutas benang dan digantungkan kearah angin yang kecepatannya ingin diukur. Asumsikan bahwa massa benang dapat diabaikan. Pada kondisi mantap bola akan diam dan gaya dorong angin akan diimbangin oleh komponen horizontal gaya gravitasi yang cenderung mengembalikan bola ke posisi awal dan dengan gaya tarik (drag force) dari angin yang kecepatannya akan diukur.  Gaya dorong angin merupakan pembagian dari daya dorong, P(W),  dengan laju angin, V(m/s), jadi:

(kamaruddin Abdullah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s